SEJARAH DOITSU
Sekitar tahun 1880, Ikan mas dari Jerman (German Carp) diimport ke Jepang untuk tujuan konsumsi. Selain untuk konsumsi, beberapa breeder mengawin-silangkann German Carp ini dengan Koi lokal. Salah satu ciri German Carp ini adalah memiliki sedikit sisik (Mirror German Carp) atau bahkan tidak bersisik (Leather German Carp). Pada masa kerajaan Meiji (sekitar tahun 1868-1912) kawin silang antara koi berwarna dengan German Carp dilakukan, sehingga dikenallah 2 jenis koi dari varietas yang sama. Versi bersisik dan versi doitsu.
Adalah Shinnosuke Matsubara orang yang pertama kali membawa German Carp ke Jepang di bawah naungan Fisheries Training Departemens. Dua Scientist Jerman ( Drs Bruno Hofer dan Franz Doffline) menyeleksi 40 Indukan terbaik dari German Carp.
.
Shinnosuke Matsubara
40 indukan German carp tadi dibawa ke Jepang pada masa perang Japanese-Ruso. Dari perjalanan yang panjang itu, hanya 1 mirror carp dan 6 leather carp yang bertahan. Dari yang bertahan ini, dengan segera dibuat program pemijahan dengan Koi lokal. 7 German Carp ini lah yang menjadi gen pembawa varietas doitsu yang dikenal sekarang.
German Carp yang sempat diabadikan
PEMBAGIAN DOITSU
Doitsu Koi dengan segaris sisik di punggung disebut Kagami-goi atau lebih dikenal dengan Mirror Carp dan yang tidak memiliki sisik atau hanya memiliki segaris sisik di area dorsal fin disebut Kawas-goi lebih dikenal dengan Leather Carp. Hampir semua varietas memiliki versi doitsu, hana versi doitsu Asagi saja (shusui) yang memiliki kelas khusus dalam perlombaan.

